Oleh : Dr. Elhant Rigel Alexander, Sp.A

Hepatitis Akut adalah peradangan (inflamasi) akut pada sel hati disebabkan oleh virus, bakteri, parasit, kimiawi/obat-obatan, idiopatik.

Hepatitis Virus adalah Hepatitis yang disebabkan oleh virus, baik virus Hepatitis (A, B, C, D, E) maupun virus lain yang menyebabkan terjadinya peradangan pada hati (organ hati menjadi membengkak, ukurannya bertambah besar dibanding ukuran normal).

Fungsi Hati

  • Membersihkan darah
  • Mengatur hormon
  • Berperan dalam pembekuan darah
  • Memproduksi getah empedu (bilirubin)
  • Memproduksi protein-protein penting
  • Memelihara kadar gula darah, dll.

Gambaran Tingkat Klinis Hepatitis Akut

  • Masa inkubasi/masa tunas
  • Stadium prodromal (pre-ikterik)
  • Stadium ikterik
  • Stadium penyembuhan (konvalesen)

Masa tunas

  • Hepatitis A : masa tunas pendek : 15-45 hari (± 28 hari)
  • Hepatitis B : masa tunas panjang : 30-180 hari
  • Hepatitis C : masa tunas rata-rata : 22 minggu

Stadium prodromal (pre-ikterik)

Gejala tidak spesifik : masa sebelum timbul ikterus : 4 hari – 1 minggu (kadang-kadang >1-2 minggu), demam (<39˚C), malaise, anoreksi, mual, muntah, nyeri epigastrium, flu-like symptom.

Pemeriksaan fisik :

  • Hepatomegali ringan
  • Nyeri tekan ±70%
  • Splenomegali 5-20%

Air seni : kuning tua/kuning gelap (1-3 hari sebelum tampak ikterus)

Stadium ikterik

Gejala klinik berkurang (kecuali yang berkembang – fulminan). Ikterus pada sklera (90%), kulit, mukosa.

  • Hepatitis B : pada umumnya anikterik, 1/3 ikterik asimptomatik (dapat memberat).
  • Hepatitis C : 2/3 kasus anikterik, asimptomatik

Pemeriksaan fisik :

  • Nyeri perut kuadran kanan atas (85%)
  • Hepatomegali (70%)

Stadium penyembuhan (konvalesen atau pasca ikterik)

Gejala mulai menghilang. Warna urin & tinja kembali normal.

Bila infeksi akut berkembang ke kronik, gejala klinik tidak hilang sempurna, enzim transaminase tidak pernah normal.

Apa itu Hepatitis Akut yang Belum Diketahui Penyebabnya?

Hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya ini bukan ditimbulkan oleh virus penyebab Hepatitis A, B, C, D, E.

Kisaran kasus terjadi pada anak usia 1-16 tahun. 17 anak (10%) memerlukan transplantasi hati, 1 kasus dilaporkan meninggal. Virus Hepatitis A, B, C, D, E tidak ditemukan sebagai penyebab penyakit hati ini. Adenovirus (F tipe 21) terdeteksi pada 74 kasus. SARS-CoV-2 ditemukan pada 20 kasus. Koinfeksi Adenovirus dan SARS-CoV-2 pada 19 kasus.

Gejala

Awal :  mual, muntah, diare berat, demam ringan.

Lanjut : air kencing berwarna pekat seperti teh dan BAB berwarna putih pucat, warna mata dan kulit menguning, gangguan pembekuan darah, kejang, kesadaran menurun.

Mencegah Anak dari Hepatitis Akut

  • Rajin mencuci tangan
  • Mengonsumsi makanan dalam keadaan matang dan bersih
  • Tidak bergantian alat makan dengan orang lain
  • Hindari kontak dengan orang sakit
  • Menjaga kebersihan lingkungan rumah dan sekitar
  • Mengurangi mobilitas
  • Gunakan masker bila bepergian
  • Jaga jarak dengan orang lain
  • Hindari keramaian atau kerumunan

Langkah Penting dalam Penanganan Hepatitis Akut

  • Waspada terhadap gejala-gejala awal seperti : diare, mual, muntah, sakit perut, yang dapat disertai dengan demam ringan.
  • Jika muncul gejala, segera bawa pasien ke Puskesmas, FKTP, dan Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan lanjutan.
  • Jangan menunda/menunggu hingga muncul gejala lanjutan, seperti kulit dan mata kuning agar pasien tidak terlambat mendapatkan pertolongan.
  • Jika terjadi penurunan kesadaran, segera bawa pasien ke Rumah Sakit dengan fasilitas ICU/rawat intensif.