Pikun atau demensia adalah gangguan penurunan kemampuan mental secara perlahan, menyebabkan, terjadinya gangguan ingatan, pikiran, penilaian serta penurunnan kosentrasi.
Gejala umum dari pikun itu sendiri adalah :
- Gangguan daya ingat, contohnya: sering lupa, lupa janji dengan seseorang, sering menceritakan hal-hal yang sama secara berulang-ulang.
- Sulit fokus, bisa berupa lupa memasak, lupa menelepon, mengerjakan sesuatu yang biasa dilakukan tetapi dalam pengerjaan memakan waktu yang sangat lama.
- Sulit melakukan kegiatan yang biasa dilakukan.
- Bingung/disorientasi, bingung dengan hari dan tanggal bahkan sampai pada tanggal lahir sendiri.
- Kesulitan memahami ciri dan posisi benda tertentu, sulit untuk membaca,mengukur jarak, membedakan warna, dll.
- Gangguan berkomunikasi, kesulitan berbicara atau mencari kata yang tepat.
- Menaruh barang tetapi tidak pada tempatnya, lupa menaruh benda miliknya, bahkan sampai mencurigai siapa yang menyimpan barangnya.
- Salah membuat keputusan, berpakaian yang tidak sesuai, misal kaki kiri memakai kaos kaki warna merah, sedangkan yang kanan menggunakan warna hijau.
- Menarik diri dari pergaulan, tidak memiliki semangat untuk berinteraksi dengan orang lain.
- Perubahan perilaku dan kepribadian, cepat berubah marah, bingung, curiga pada orang lain, tergantung yang berlebihan kepada orang lain.
Kegiatan apa yang dapat mengurangi kepikunan?
- Mengasah otak: mengisi teka teki silang (TTS), senam otak, mengingat dan menceritakan kejadian dimasa lalu, dll.
- Mengembangkan hobi dan kegiatan yang bermanfaat: membuat kerajianan tangan, berkebun, bernyanyi, membaca kitab suci, dll.
- Bergabung dalam kegiatan kelompok, sosialisasi dengan kerabat.
- Beraktifitas fisik, mengerjakan pekerjaan rumah tangga yang ringan, contohnya mencuci pakaian dalamnya, senam lansia.
- Makan makanan bergizi seimbang.
Bagaimana cara menangani lansia yang pikun?
Perawat atau keluarga harus membantu lansia supaya pikun itu tidak bertambah atau menghindari akibat- akibat yang akan merugikan lansia itu sendiri, diantaranya adalah dengan cara sebagai berikut:
- Membantu lansia meletakkan barang atau sesuatu di tempat yang tetap supaya memudahkan untuk mengingat tempatnya menaruh.
- Membantu lansia untuk menuliskan beberapa hal yang penting umtuk diingat dan menempelkan di tempat yang mudah dilihat.
- Ajak lansia untuk berkomunikasi, agar tetap dapat menghitung, memutuskan sesuatu.
- Alihkan pembicaraan ke hal-hal yang positif.
- Penggunaan aromaterapi dan pijat untuk mencegah penurunan fungsi kognitif dan menurunkan tingkat kecemasan.
0

