Tahukah anda bahwa infeksi pada saluran pernapasan dapat menyebabkan kerusakan paru-paru dan gangguan pernapasan jangka panjang meski telah diobati?

  • Peradangan pada saluran napas bisa disebabkan infeksi virus atau bakteri.
  • Fungsi saluran napas dan paru dapat terganggu akibat peradangan yang terjadi, dan jika tidak ditangani dengan tepat dapat berkembang menjadi infeksi di jaringan parenkim paru atau pneumonia (radang paru).
  • Fisioterapi pada paru dan saluran napas biasa disebut dengan fisioterapi dada (chest physiotherapy) merupakan salah satu penanganan fisioterapi yang ditujukan untuk mengatasi permasalahan yang berhubungan dengan saluran pernapasan.
  • Fisioterapi dada tidak hanya diberikan dalam rangka membersihkan saluran pernapasan karena produksi dahak/sputum, namun juga bagaimana mengembalikan fungsi paru agar dapat bekerja secara optimal dalam memenuhi kebutuhan tubuh.

Masalah/Keluhan yang Sering Timbul pada Pasien

  1. Kesulitan saat mengeluarkan dahak, karena produksi dahak dan kekentalan dahak meningkat.
  2. Dada terasa penuh, karena dahak yg menumpuk di saluran pernapasan.
  3. Napas tidak teratur (perubahan pola napas) karena sesak napas akibat saluran napas yang mengalami penyumbatan
  4. Rasa kaku dan tegang pada otot di dada, karena otot- otot pernapasan bekerja lebih keras akibat sesak napas yang dialami pasien.
  5. Mudah lelah dan sesak saat beraktivitas.

Tujuan Fisioterapi Dada

  1. Mencegah dan mengurangi penumpukan produksi dahak.
  2. Menurunkan tingkat sesak napas.
  3. Menjaga fungsi saluran napas dan paru agar tetap bekerja optimal.

Jenis Fisioterapi Dada untuk Pemulihan Fungsi Paru

Ada beberapa jenis fisioterapi untuk membantu memulihkan fungsi paru, diantaranya adalah :

Sinar inframerah (infrared)

Pemberian sinar inframerah ke dada akan membuat pasien merasa hangat dan memberikan efek relaksasi pada otot- otot dada. Jarak sumber sinar dengan bagian tubuh pasien yang diterapi sekitar 30-45 cm selama 10-15 menit per sesi.

Fisioterapi dada (Chest physiotherapy)

Terapi dada terdiri atas beberapa jenis metode, antara lain :

  • Postural drainage: Drainase postural berfungsi untuk membersihkan jalan pernapasan dari lendir. Drainase postural dilakukan dalam posisi tertentu sesuai dengan penumpukan dahak/ sputum di bagian tertentu di paru sehingga menciptakan gravitasi lebih untuk menarik lendir ke saluran napas yang lebih besar. Ini dilakukan bersamaan dengan teknik Tapotemen.
  • Tapotemen atau perkusi: menepuk-nepuk bagian dada dengan irama untuk menggetarkan paru sehingga dahak yang lengket bisa lepas dan keluar. Tidak semua pasien bisa menjalani terapi ini, antara lain pasien dengan batuk darah, pasien dengan suara napas mengi (wheezing).
  • Vibrasi: sangkar dada digetarkan guna mempercepat keluarnya dahak dari saluran napas dan paru.
  • Latihan batuk efektif: teknik batuk tertentu untuk mengeluarkan dahak yang telah terakumulasi ke saluran pernapasan. Teknik-teknik ini umumnya lebih efektif bila terdapat produksi dahak/mukus di dalam saluran napas dan atau paru.
  • Latihan pernapasan. Latihan pernapasan khusus untuk meningkatkan kapasitas paru-paru dan mengembalikan fungsi pernapasan. Salah satu contoh latihan pernapasannya adalah teknik pernapasan perut atau bernapas dengan diafragma. Ini bertujuan untuk menghirup oksigen lebih banyak dan mengalirkan lebih maksimal ke seluruh tubuh, selain itu membantu mengalirkan lendir yang terjebak pada saluran udara yang sempit ke saluran yang lebih lebar sehingga lebih mudah dikeluarkan saat batuk.

Secara umum, fisioterapi dapat dilakukan bersamaan dengan pengobatan seperti obat untuk pengencer dahak. Untuk itu, pastikan Anda tetap mengonsumsi obat-obatan yang diberikan dokter secara teratur selama melakukan fisioterapi sehingga bisa meningkatkan fungsi paru secara optimal.