Penderita penyakit gagal ginjal memerlukan diet khusus untuk menjaga agar penyakitnya tidak bertambah berat. Oleh karena itu mereka perlu mendapat perhatian yang serius dalam hal mendapatkan asupan makanan.
Tujuan Diet pada Penderita Gagal Ginjal Kronis
- Untuk mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit.
- Untuk menjaga agar penderita dapat beraktivitas normal.
Pengaturan diet merupakan salah satu pengobatan pada penderita gagal ginjal, karena berperan besar dalam:
- Mengurangi keluhan-keluhan dan gejala uremia.
- Memperlambat progresivitas gangguan ginjal.
- Mengurangi angka kesakitan dan kematian.
- Memperbaiki kualitas hidup.
Syarat-syarat Diet Pasien Gagal Ginjal
Bila sudah menjalani dialisis harus merubah pola makan agar tidak terjadi malnutrisi, ada 6 hal yang harus diperhatikan, antara lain:
- Energi : Minimal dibutuhkan 35 kal/kg berat badan, pada pasien DM (Diabetes Mellitus) karena kadar gula darah tetap dijaga tidak melebihi 220 gr/kg/dl.
- Protein : Diberikan cukup (1-1,2 gr/kg/dl). Minimal 50% dari protein tersebut bernilai biologi tinggi (protein hewan) misalnya ikan, telur, susu, dan daging yang tidak banyak mengandung lemak.
- Natrium : Asupan natrium 40-20 meg/hari (1560-2730 mg/hari). Bahan makanan tinggi kalium adalah kentang, advokat, pisang, mangga, tomat, rebung, daun singkong, kacang tanah, kacang hijau, & kacang kedelai.
- Kalsium dan Phospor : Asupan phospor dibatasi sampai 400-900 mg/hari. Sedangkan kalsium tinggi 1000-4000 mg/hari, biasanya diberikan sebagian dalam suplemen kalsium (Ca).
- Cairan : Jumlah cairan yang diberikan = cairan yang hilang yaitu jumlah air seni +500 cc (keringat + jumlah cairan yang hilang pada proses dialysis). Jumlah cairan tersebut diperhitungkan sebagai berikut :
- 50% dari makanan
- 50% dari minuman
Bahan Makanan yang Dianjurkan
Bahan makanan yang mengandung energi tinggi tetapi nonprotein, seperti :
- Gula
- Madu
- Sirup
- Minyak yang mengandung asam lemak tak jenuh ganda (Minyak kedelai & minyak jagung)
Bahan Makanan yang Dibatasi
Bahan makanan yang mengandung protein hewani & nabati, seperti :
- Daging
- Ikan
- Telur
- Ayam
- Tempe
- Tahu
- Buah buahan dan sayuran yang mengandung kalium sedang/rendah
Bahan Makanan yang Dihindari
- Bahan makanan yang mengandung kalium tinggi, seperti :
- Alpukat
- Bayam
- Daun singkong
- Daun papaya
- Rebung
- Pisang
- Mangga
- Bahan makanan yang mengandung natrium tinggi, seperti :
- Ikan asin
- Daging asap
- Dendeng
- Telor asin
- Makanan kaleng
- Botolan
- Vetsin
- Soda kue
- Sendawa
- Na benzoate
Contoh Menu 3 Hari Untuk Pasien Gagal Ginjal yang sedang menjalani Dialisis:
(Untuk alternative menu nabati dan vegetarian, silahkan konsultasi di Instalasi Gizi atau email mardirahayu@gmail.com)
| Waktu | Menu 1 | Menu 2 | Menu 3 |
|---|---|---|---|
| Makan pagi 08.00 10.00 | - nasi goreng - telur dadar - ketimun - air putih - bika ambon susu | - nasi - ikan goreng - acar ketimun & wortel - air putih - ongol-ongol sagu - susu | - bubur ayam - telur 1/2 masak - air putih - talam ubi - susu |
| Makan siang 12.00 16.00 | - nasi - gurame asam manis - sayur asem - tempe goreng - apel hijau - kue bugis - es teh | - nasi - telur bumbu pindang - sayur gudeg - tahu bacem - belimbing - risoles - teh manis | - nasi - daging semur - stup buncis - tempe goreng - jeruk - lapis legit - teh manis |
| Makan malam 21.00 | - nasi - daging empal - tumis labu siam - stup nanas - kripik singkong | - nasi - ayam goreng - cah wortel & jagung muda - stup jambu biji - kremes | - nasi - ayam panggang - cah wortel & buncis - jeruk - semprit sagu |
Cara Menyiapkan Makanan
- Gunakan daftar makanan penukar dalam menvariasikan menu sesuai dengan bahan makanan yang disukai dan menu keluarga.
- Dianjurkan mengukur makanan dengan cara menimbang makanan (dalam gram) sesuai dengan nasehat yang diberikan, terutama bila penyakit belum terkontrol.
- Bila penyakit sudah terkontrol, secara perlahan dapat dilanjutkan dengan menu keluarga yang diukur dengan ukuran rumah tangga.
- Cara memasak dapat dilakukan seperti untuk makan anggota keluarga lain.
- Penggunaaan pemanis alternative pada dialis diperbolehkan dalam jumlah terbatas. (perhatikan keterangan pada label makan).

