Depresi pada lansia, atau biasa disebut depresi geriatri, adalah penyakit atau gangguan mental pada orang lanjut usia. Emosi dan mood sedih yang terjadi beberapa kali memang normal. Namun, kalau berkepanjangan bukanlah hal yang normal bagi lansia sekalipun.
Penyebab Depresi pada Lansia

Depresi tidak disebabkan oleh satu faktor saja. Beberapa penelitian menemukan hasil yang mengindikasikan bahwa depresi ada hubungannya dengan genetik. Namun, faktor psikologis, biologis, dan sosial memengaruhi risiko depresi pada lansia.
Ada pula hal lain yang meningkatkan risiko depresi pada lansia yang berhubungan dengan proses penuaan, antar lain :
- Kemampuan pergerakan fisik yang terbatas
- Isolasi
- Mendekati usia kematian
- Memasuki usia pensiun
- Kesulitan secara finansial
- Kematian teman dan orang yang dicintai
- Kehilangan istri atau suami, atau mengalami perceraian
- Mengalami penyakit kronik
Gejala Depresi pada Lansia

Gejala depresi pada lansia sama dengan gejala depresi pada umumnya meliputi :
- Kesedihan berkepanjangan
- Merasa tidak berharga
- Sensitif
- Kelelahan
- Gelisah
- Sulit fokusatau berkonsentrasi
- Gangguan tidur
- Perubahan pada selera makan
- Pikiran bunuh diri
- Nyeri fisik

