Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Masa Pandemi

Oleh : Drg. Fransisca Kariyanto, Sp. Perio

Kebersihan gigi dan mulut adalah bagian penting dari kebersihan tubuh yang tidak dapat diabaikan. Menjaga kebersihan gigi, perawatan gigi rutin, dan gaya hidup sehat sangat penting untuk menjaga kesehatan mulut dan kesehatan secara umum. Menjaga kesehatan gigi dan mulut selama pandemi dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh. Mulut merupakan salah satu media transmisi dan berkembangnya virus dan bakteri, termasuk virus corona (SARS-CoV-2), sehingga selain memastikan kebersihan tangan, penting pula untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut di masa pandemi Covid-19. Kebersihan rongga mulut yang buruk akan menyebabkan peningkatan jumlah mikroba sehingga meningkatkan risiko infeksi saluran pernafasan dan berpotensi terjadi komplikasi ketika terkena virus corona. Penelitian menunjukkan bahwa kebersihan mulut yang baik dapat mencegah infeksi pernafasan pada pasien, terutama pada usia di atas 70 tahun. Penyakit periodontal dapat meningkatkan 25 persen risiko penyakit jantung, tiga kali risiko diabetes, dan 20 persen risiko tekanan darah tinggi. Faktor risiko ini dapat meningkatkan keparahan Covid-19.

Cara menjaga kesehatan gigi dan mulut yang paling penting adalah menyikat gigi. Sikat gigi direkomendasikan dilakukan 2 kali sehari. Waktu yang ideal menggosok gigi adalah setelah sarapan dan sebelum tidur. Lama menggosok gigi minimal tiga menit dengan gerakan memutar dari area gusi yang berwarna merah ke arah gigi yang berwarna putih. Sikat gigi sebaiknya diganti setiap 3 bulan sekali. Jika sikat gigi rusak sebelum 3 bulan itu berarti seseorang menyikat gigi terlalu keras dan penuh tekanan, sebaliknya jika sikat gigi tidak rusak setelah 3 bulan itu berarti seseorang tidak menyikat gigi dengan benar. Penting untuk menggosok lidah, karena pada permukaan lidah banyak terdapat bakteri yang dapat menyebabkan bau mulut.

Penggunaan benang gigi atau sikat interdental setelah menggosok gigi sangat penting untuk membersihkan sisa makanan di sela gigi. Penggunaan benang gigi miminal 1 kali sehari.

Nutrisi juga mempengaruhi kebersihan gigi dan mulut. Makanan dan minuman yang tinggi akan gula dan asam seperti permen, minuman berkarbonasi, dan soda dapat dengan mudah membuat zat asam dalam mulut meningkat. Penting untuk mengkonsumsi lebih banyak sayur dan buah dan minum lebih banyak air.

Pemeriksaan gigi direkomendasikan dilakukan setiap enam bulan sekali. Pada masa pandemi Covid-19, konsultasi juga dapat dilakukan melalui telemedicine atau secara online. Jika akan berkunjung ke dokter gigi sebaiknya membuat janji terlebih dahulu dengan syarat tidak sedang demam, batuk, maupun pilek.