
Oleh: drg. Fransisca Kariyanto, Sp.Perio
Gigi goyang merupakan salah satu tanda yang paling umum dari penyakit periodontal (penyakit yang menyebabkan kerusakan jaringan penyangga gigi). Penyakit periodontal merupakan penyakit dalam rongga mulut yang diderita oleh hampir semua orang di dunia dan mencapai angka 50% dari jumlah populasi orang dewasa. Penyakit periodontal menduduki urutan kedua setelah karies gigi (gigi lubang) di Indonesia. Tanda penyakit periodontal, antara lain: pembengkakan gusi, gusi berwarna kemerahan, gusi terasa nyeri bila disentuh, gusi turun sehingga gigi terlihat lebih panjang, terbentuk kantong antara gigi dan gusi, dan gigi goyang.
Gigi goyang banyak dialami oleh pasien usia tua (penyakit periodontal kronis) tetapi juga dapat dialami oleh pasien usia muda (penyakit periodontal agresif). Gigi goyang dapat disebabkan terutama karena plak yang menempel pada karang gigi. Semakin banyak plak dan karang gigi, maka semakin besar kerusakan yang dapat terjadi. Gigi goyang juga dapat disebabkan karena adanya trauma, pemakaian gigi palsu yang tidak pas, kebiasaan buruk (memakai tusuk gigi dan menggigit kuku), terapi radiasi, penyakit sistemik (seperti Diabetes mellitus), gizi yang buruk, dan stress.
Tidak semua gigi goyang harus segera dicabut. Pengobatan pada gigi goyang adalah dengan non bedah dan bedah. Pengobatan non bedah adalah dengan pembersihan karang gigi untuk menghilangkan karang gigi dan bakteri pada permukaan gigi dan bawah gusi, menghilangkan faktor penyebab gigi goyang, dan dapat dengan pemberian antibiotik untuk membantu pengendalian infeksi bakteri. Apabila setelah dilakukan kontrol berkala gigi masih goyang maka perlu dilakukan bedah cangkok tulang. Prosedur ini dilakukan apabila telah terjadi kerusakan tulang di sekitar akar gigi dan bertujuan untuk membersihkan jaringan kotor di bawah gusi dan menambah ketinggian tulang penyangga gigi. Bedah cangkok tulang dapat dilakukan selama masih dimungkinkan terjadinya regenerasi jaringan. Bedah cangkok tulang dapat membantu mencegah gigi dicabut sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup manusia.


2 comments
Mau tanya nih dok..
Awalnya gigi saya itu goyang dan berlubang..
Tapi saya biarkan aja eh lama kelamaan gusi saya mulai bengkak sampai bernanah..
Tapi ttp saja saya biarkan..
Dan sekarang sudah mulai sakit dibagian leher trus gigi saya yang lain juga mulai sakit…
Saya ada niat buat cabut gigi saya yang goyang tersebut tapi takut nanti malah jadi fatal…
Sekarang saya ingin solusinya dok… Apalah yabg harus saya lakukan?
Kalo gigi udah goyang sejak lama terus tiba-tiba daging yang di dekat gigi tersebut berubah berwarna hitam, apakah itu berbahaya?