Pengertian Trauma

Trauma adalah respons tubuh ketika dihadapkan dengan peristiwa buruk yang dapat membahayakan kondisi fisik maupun mental. Dengan demikian, kondisi ini memerlukan penanganan yang tepat agar tidak menimbulkan efek berkepanjangan yang dapat mengganggu kualitas hidup penderitanya. Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan penanganan pada orang yang mengalami trauma adalah :

  • Aman Diri
  • Aman Korban
  • Aman Lingkungan

Penanganan Luka Bakar

Luka Bakar Ringan

Luka bakar ringan merupakan luka bakar yang paling sering terjadi. Biasanya, luka bakar ringan terjadi di rumah saat memasak ataupun yang lainnya. Berikut cara menangani luka bakar:

  • Bilas area yang terkena luka bakar dengan aliran air mengalir sampai rasa nyeri atau panas mereda.
  • Bila tidak tersedia air mengalir, gunakan handuk atau kain bersih yang sudah dibasahi dengan air.
  • Tutup luka bakar dengan kain bersih atau perban steril.
  • Jangan menempelkan es di area luka bakar, karena hal tersebut dapat membahayakan jaringan kulit yang terbakar.
  • Hindari memberikan sesuatu pada area luka bakar yang dapat memicu timbulnya iritasiseperti pasta gigi, minyak, lotion dll
  • Konsultasikan pada dokter apabila luka tak kunjung membaik setelah melakukan pertolongan pertama.

Luka Bakar Sedang

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menangani luka bakar sedang, yaitu:

  • Bilas area yang terkena luka bakar dengan aliran air mengalir sampai rasa nyeri atau panas mereda.
  • Bila tidak tersedia air mengalir, gunakan handuk atau kain bersih yang sudah dibasahi dengan air.
  • Jika ada luka melepuh, usahakan tidak memecahkan luka lepuh untuk menghindari resiko infeksi.
  • Tutup luka bakar dengan kain bersih atau perban steril.
  • Hindari memberikan sesuatu pada area luka bakar yang dapat memicu timbulnya iritasiseperti pasta gigi, minyak, lotion dll.
  • Konsultasikan pada dokter apabila luka tak kunjung membaik setelah melakukan pertolongan pertama dan apabila terdapat luka lepuh disertai dengan tanda infeksi seperti bengkak, merah, timbul nanah ataupun rasa sakit yang semakin parah.

Luka Bakar Berat

Pertolongan pertama yang bisa dilakukan untuk korban luka bakar berat, yaitu:

  • Amankan korban dari sumber kebakaran.
  • Baringkan korban di tempat yang datardan lepaskan aksesoris yang digunakan korban.
  • Pastikan korban tetap bernapasdengan baik.
  • Gunakan selimut atau kain untuk menutupi bagian tubuh korban yang terluka.
  • Upayakan tidak mengoleskan salep atau obat di area luka bakar tanpa anjuran dokter.
  • Jangan menempelkan es di area luka bakar, karena hal tersebut dapat membahayakan jaringan kulit yang terbakar.
  • Untuk mencegah hipotermia, hindari memberikan air dingin pada luka bakar yang luas, hal ini penting untuk diperhatikan demi mencegah tekanan darah ataupun aliran darah yang menurun secara drastis.

Perbedaan Kompres Hangat dan Kompres Dingin

Kompres dapat dilakukan dengan menempelkan handuk hangat/dingin pada permukaan kulit seseorang. Suhu panas/dingin pada kompres dapat memengaruhi tubuh, terutama pembuluh darah.

Pada kompres panas/hangat, pembuluh darah dapat melebar. Sebaliknya, kompres dingin akan mempersempit pembuluh darah. Kompres hangat/dingin akan merangsang reseptor mengirimkan sinyal pada otak bahwa permukaan tubuh sedang mengalami perubahan suhu. Hipotalamus akan bereaksi sesuai dengan kondisi yang terjadi.

Kompres Hangat

Kompres hangat dapat dilakukan pada kondisi-kondisi berikut ini:

  • Demam : kompres hangat dapat dilakukan pada lipatan tubuh, seperti leher ketiak, selangkangan, lipatan siku dan lutut.
  • Kaku sendi dan otot : Suhu panas pada kompres hangat akan melebarkan pembuluh darah.
  • Cedera olahraga yg sudah melewati fase akut, yang sudah melewati fase akut, biasanya 72 jam pasca cedera.
  • Kaku leher : Kompres hangat pada leher yang kaku dapat mengurangi kekakuan otot dan nyeri kepala.
  • Kram Menstruasi : Kram atau kaku pada saat menstruasi dapat diringankan dengan kompres hangat.

Kompres Dingin

Kompres dingin biasanya dilakukan dengan menggunakan air bersuhu rendah atau dengan menggunakan es batu. Kompres dingin dapat menurunkan aliran darah pada area cedera sehingga dapat memperlambat laju inflamasi, mengurangi bengkak, mengurangi nyeri, serta mengurangi perdarahan dengan menyempitkan pembuluh darah. Kompres dingin dapat dilakukan pada kondisi berikut ini :

  • Cedera
  • Cedera Olahraga
  • Nyeri otot
  • Peradangan sendi