dr. C. Widjaja, Sp. PD

Peringatan World Kidney Day tahun 2019 yang bertema “Kidney Health for Everyone and Everywhere” mengingatkan masyarakat betapa pentingnya kesehatan ginjal dan meningkatkan kesadaran akan semakin tingginya beban penyakit ginjal di seluruh dunia serta perlunya strategi untuk pencegahan dan penanganan penyakit ginjal. Saat ini diperkirakan terdapat 850 juta individu di seluruh dunia mengalami penyakit ginjal. Penyakit ginjal kronik menyebabkan kematian sekitar 2,4 juta jiwa setiap tahun dan merupakan penyebab tercepat kematian ke-6 di dunia. Sekitar 85% penyakit ginjal akut yang berpotensi menjadi kronis terjadi di negara miskin dan menengah. Di Indonesia, Riset Kesehatan Dasar terbaru menunjukkan kenaikan angka penderita penyakit ginjal. Gagal ginjal merupakan penyakit katastropik nomor 2 setelah penyakit jantung yang paling banyak menghabiskan biaya kesehatan.
Diketahui bahwa ada sebagian gangguan ginjal yang bisa dicegah jika kita menerapkan pola hidup sehat. Penyakit ginjal yang sudah terjadi juga dapat diperlambat perkembangannya jika penapisan dan pengobatan dilakukan jauh lebih dini. Penyakit ginjal dapat dicegah dengan melakukan upaya pencegahan, pengendalian dan tatalaksana hipertensi dan diabetes melitus sesuai standar. Kementerian Kesehatan menetapkan upaya pencegahan dan pengendalian Penyakit Ginjal Kronis dengan perilaku ”CERDIK”, yaitu Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin olahraga, Diet seimbang, Istirahat cukup dan Kelola stres dan “PATUH” yaitu Periksa kesehatan secara rutin dan ikuti anjuran dokter, Atasi penyakit dengan pengobatan yang tetap dan teratur, Tetap diet sehat dengan gizi seimbang, Upayakan beraktivitas fisik dengan aman dan Hindari Rokok, alkohol dan zat karsinogenik lainnya. Pencegahan dan pengendalian penyakit ginjal kronis berbasis masyarakat dengan ”Self Awareness” melalui pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan gula darah secara rutin atau minimal 1 kali dalam setahun di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Biaya pengobatan dan perawatan akibat penyakit ginjal sangat mahal, oleh karenanya pencegahan jauh lebih baik dilakukan dibandingkan mengobatinya. Mari menjaga kesehatan ginjal kita, mulailah dengan mengetahui kondisi kesehatan kita.