Apa itu Bantuan Hidup Dasar?

  • Bantuan hidup dasar adalah bantuan yang diberikan pada orang yang mengalami henti jantung, henti nafas, atau keduanya
  • Bantuan hidup dasar dilakukan agar peredaran darah dan oksigen ke otak, jantung, dan organ tubuh penting lain tidak berhenti walaupun seseorang mengalami henti jantung, henti nafas, atau keduanya
  • Bantuan hidup dasar harus diberikan secepatnya karena otak akan rusak dalam 2 menit pada orang yang mengalami henti jantung, henti nafas, atau keduanya
  • Bantuan hidup dasar boleh diberikan oleh siapa saja yang mampu melakukannya

 

Komponen Bantuan Hidup Dasar à C – A – B

  • C – circulation à Pijat jantung/kompresi dada
  • A – airway à Jalan nafas
  • B – breathing à Bantuan nafas

Circulation

  • Yang dilakukan adalah kompresi dada atau pijat jantung
  • Dilakukan pada orang yang mengalami henti jantung
  • Henti jantung à tidak ada denyut nadi karotis
  • Kecepatan pijat jantung à 100 kali/menit

Memeriksa denyut nadi karotis

  • Denyut nadi karotis adalah denyut yang dirasakan di leher kira-kira 1 jari di samping jakun

jakun

Posisi tangan pada kompresi dada/pijat jantung

  • Posisi tangan harus benar agar pijat jantung efektif dan tidak terjadi cedera/luka pada orang yang ditolong
  • Posisi yang benar adalah pada tulang dada bagian tengah, 2 jari di atas proccessus xiphoideus (ujung tulang dada yang bisa diraba di bagian atas ulu hati)

posisi tangan dan tubuh

Posisi tangan dan tubuh pada kompresi dada/pijat jantung

  • Kedua tangan ada di atas tulang dada bagian tengah, 2 jari di atas proccessus xiphoideus
  • Posisi tubuh penolong tegak lurus terhadap tubuh orang yang ditolong

posisi tangan dan tubuh 2

Airway

  • Jalan nafas harus dibuka agar oksigen bisa masuk ke dalam paru-paru
  • Cara membuka jalan nafas à Head Tilt-Chin Lift
  • Head Tilt à kepala didongakkan
  • Chin Lift à dagu diangkat

dagu di angkat

Breathing

  • Memberikan nafas buatan agar tetap ada oksigen yang masuk ke dalam paru-paru pada orang yang henti nafas
  • Diberikan 1 kali nafas buatan tiap 6 detik
  • Diberikan dengan menghembuskan udara dari mulut penolong ke mulut orang yang ditolong
    • langsung
    • melalui alat

Cara memberikan nafas buatan

  • Langsung

nafas buatan langsung

  • Melalui alat

nafas buatan dg alat

Perbandingan jumlah pijat jantung dan bantuan nafas

  • Dewasa à 30 : 2
    • 30 pijat jantung – 2 nafas buatan (30 : 2)
  • Anak à 30 : 2 atau 15 : 2
    • 30 pijat jantung – 2 nafas buatan (30 : 2) bila ditolong 1 orang
    • 15 pijat jantung – 2 nafas buatan (15 : 2) bila ditolong 2 orang

Bantuan hidup dasar à 5 siklus

  • 1 siklus
    • Dewasa à 30 : 2
    • Anak à 30 : 2 (1 penolong) atau 15 : 2 (2 penolong)
  • Bantuan hidup dasar dilakukan sampai 5 siklus
  • Setelah 5 siklus, penolong memeriksa apakah orang yang ditolong masih henti jantung, henti nafas, atau keduanya
    • Masih henti jantung/nafas à 5 siklus lagi
    • Sudah ada nafas dan denyut jantung à bantuan hidup dasar dihentikan

Langkah-langkah

Bantuan Hidup Dasar

langkah-langkah

> Tutorial Video Bantuan Hidup Dasar

 

  • Kontak Informasi


    Jl. AKBP R Agil Kudsumadya, 110 Kudus
    Jawa Tengah – 59346


    Telp : (0291) 438234, 8008887
    Fax : (0291) 434711, 438398


    mardirahayu@gmail.com
    Humas : humasrsmr@rsmardirahayu.com

  • Klinik Pratama


    Jl. KH. Wahid Hasyim No. 89 Kudus Telp. (0291)4101286

    Jl. Klaling-Jekulo Kudus Telp. 08112716063

    Jl. Raya Bangsri Keling No. 13 Bangsri, Jepara Telp. (0291)771137

    Jl. Tanggul, Pasar Welahan Jepara Telp. (0291)4256031

    Ds. Jati Wetan RT 01 RW 02 Kec. Jati Kudus Telp. (0291)4101717

    Ds. Kalirejo RT 04 RW 04 Kec. Undaan Kudus Telp. (0291)4101919