Oleh: Dr. Susilorini, Sp.A

Orangtua sering khawatir saat anaknya tampak lebih pendek dibanding teman sebayanya. Kekhawatiran tersebut beralasan karena tinggi badan yang kurang dari rata-rata dapat menunjukkan adanya gangguan kesehatan. Namun, perawakan pendek dapat pula disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan. Adanya faktor keturunan menyebabkan potensi tinggi badan akhir anak dapat diperkirakan berdasarkan tinggi badan ayah dan ibunya. Rumus untuk anak perempuan adalah {(Tinggi Ayah13 ) + Tinggi Ibu}/2 ± 8,5 cm, sedangkan untuk anak laki-laki adalah {(Tinggi Ibu + 13 ) + Tinggi Ayah}/2 ± 8,5 cm.

Kapan perawakan pendek harus diwaspadai? Pertama, saat tinggi badan anak kurang dari rata-rata teman sebayanya. Kedua, bila penambahan tinggi badan anak kurang dari 4 cm/tahun pada anak berumur 4-10 tahun. Ketiga, bila kecepatan penambahan tinggi badan anak melambat setelah umur 3 tahun dan turun di bawah garis normal sesuai umur dan jenis kelaminnya.

Bila ditemukan tanda-tanda di atas, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter agar dapat ditetapkan apakah perawakan pendek anak masih tergolong normal atau karena gangguan kesehatan, dan bila karena gangguan kesehatan bagaimana penanganannya. Berbagai gangguan kesehatan dapat mengakibatkan perawakan pendek pada anak, seperti penyakit kronis yang mengenai jantung, paru, pencernaan, dan ginjal, kekurangan hormon pertumbuhan dan hormon tiroid,  serta kekurangan gizi terutama yang terjadi pada masa bayi dan pubertas.

Salah satu contoh penanganan gangguan kesehatan yang menyebabkan perawakan pendek adalah pemberian terapi pengganti hormon pertumbuhan atau somatotropin recombinant pada anak yang kekurangan hormon pertumbuhan. Terapi berhasil apabila kecepatan penambahan tinggi badan setidaknya 2 cm/tahun di atas kecepatan penambahan tinggi badan sebelum diberikan terapi. Biasanya kecepatan penambahan tinggi badan pada tahun pertama pengobatan adalah 9-12 cm/tahun. Perawakan pendek yang tidak diketahui penyebabnya juga dapat diterapi dengan pengganti hormon pertumbuhan walaupun hasilnya bervariasi.